STRUKTUR

Sabtu, 21 April 2012

History of Muhammadiyah

Muhammadiyah is one of the Islam organization that was born in Indonesia. The founding Father of Muhammadiyah is K.H. Ahmad Dahlan. He is founding father of Muhammadiyah. He was born in Yogyakarta on February 23th 1869. His original name was Muhammad Darwis and his name was changed when he came back to Indonesia after he studied in Mecca for five years. After that, he got merried with Siti Walidah, and has six children. On November 18th 1912, he founded an organization it’s Muhammadiyah.
The meaning of Muhammadiyah in a language / etymology. Muhammadiyah is divided by two words, it is MUHAMMAD and YAH. Muhammad is name of our last prophet and the meaning of YAH is ‘making identical’ or resemble. So, Muhammadiyah is followers of Prophet Muhammad SAW who always follow his action, do something that he ever did in his period. The meaning of followers here is : the member of religious community (muslim).
The meaning of Muhammadiyah in a technical term / terminology. Muhammadiyah is Organization of muslim and religious proselitizing “Amar Ma’ruf Nahi Munkar”2 in the faith of Islam and has Al-Qur’an and As-Sunnah as its sources. So, Muhammadiyah uses Al-Qur’an and As-Sunnah as their ideology to face their life, and obey to Allah.
The background of Muhammadiyah was founded because ; First, subjective factor, it’s willingness of K.H. Ahmad Dahlan to build an organization. Second, objective factors, the objective factors were divided by two, the first was Internal Factor and the last was External Factor. The Internal Factor was muslim didn’t use Al-Qur’an and As-Sunnah as their  Ideology and the effect of that were  TBC (Tahayul, Bid’ah, Curafat)3. The External Factor was Hindia Belanda government in the past didn’t want Islam exist there, and there were many society that got west education, so they were asked by them to did resistance to muslim.
Purpose of Muhammadiyah.
1. Build Islam, Muhammadiyah wants to build Islam will be the best religion which be held back its truth.
2. Glorify Islam, Muhammadiyah wants to make Islam be highest law.
3. Create real muslim, it’s the high purpose, that the real muslim is muslim who always obey God’s   command and avoid a badness.
____________________
1 Bidang Keilmuan PK IMM FKIP UHAMKA
2 Amar ma’ruf nahi munkar : call everybody in the world to do kindness and prevent disavowal.
3 Tahayul : believe in besides Allah. Ex: believe in a shaman. Bid’ah : add something without basis. Ex: adding “Sayyidina” in the first/last tahyat. Curafat : combine between religious and culture. Ex: ritual/offering.

BBM TUHAN BARU DI NEGARAKU


Tak aneh memang bila ku katakana kalau BBM adalah tuhan baru di negaraku, karena hanya sekedar minyak saja rakyatku bangsaku menangis, menjerit, dan mati. Entah kenapa hal ini bisa terjadi, padahal yang aku tau dahulu kala bangsaku makan, minum, bahkan bepergian kelain tempat seberapa jauhpun mereka tidak terhalangi oleh yang namanya minyak, mereka tetap hidup dan tetap merasakan indahnya dunia ini, apakah benar Negara ini sudah menjadi suatu perusaan yang bila mana penjualan barang yang di produksi oleh perusahaan itu meningkat maka perusahaan itu menaikan harga barang tersebut, kalau begitu ngapain kita sebut Indonesia ini sebuah Negara, kenapa kita tidak ganti saja namanya menjadi perusahaan Indonesia, wajar dong kalau dibilang perusahaan, toh hanya perusahaan lah yang mengenal kata devisit  dan surflus.
Kenaikan harga BBM memang bukan pertama kalinya di negaraku, bahkan di masa pemerintahan SBY ini sudah hamper tiga kali menaikan harga BBM, dan disaat isu kenaikan harga BBM ini sudah terdengar oleh rakyat, maka mulailah kegelisahan hadir dalam bangsa ini, kegelisahan yang sebenarnya sulit untuk diungkapkan, da yang gelisah akan jatuh miskin, ada yang gelisah karena takut ini, itu, pokonya kegelisahan seakan akan-akan bangsa ini akan hancur karena kenaikan BBM. Tuhan sudah tidah hadir lagi disaat ini terejadi, seakan akan-kana mereka tidak punya tuhan, tidak punya keyakinana kalau yang menentukan nasib bangsa ini bukanlah BBM, tuhan sudah mati disaat itu juga.
Disaat aku ikut turun kejalan dan berteriak dengan lantang seakan-akan teriakanku adalah perwakilan dari suara rakyat yang kecil yang nasibnya tergantung pada BBM, tetapi apa yang ku lakaukan itu tidaklah berarti apapun, bahkan disaat yang lain berteriak dengan lantang, sebagia lagi malah berfoto dan bercanda gurau, aku sadar kenapa hal suaru ini terdengar hambar, karena hanya sedikit orang yang tau dan merasakan akan pentingnya suara ini.
Entah apa dan kenapa ini terjadi, hanya perasaan gelisah yang masih ada di hati. Permainan apa yang sebenarnya sedang direncanakan oleh para penguasa yang duduk di sofa mewah yang dibeli dari keringat orang-orang susah. Mereka memang lebih tidak punya rasa malu dari pada orang-orang yang turun kejalan, mereka para wakil rakyat yang semestinya mendahulukan kepentingan rakyat malah bersenag-senang menikmati uang rakyatnya demi perut meraka, demi kepuasaan sesaat mereka, sampai mereka rela mengorbankan rakyatnya.

Senin, 16 April 2012

IMMAWATI GOL KAN LAGI



Immawati golkan lagi
Kala itu awan hitam menyelimuti atmosfer UHAMKA, nampaknya hujan deras akan segera turun. Namun itu semua tak mengecilkan semangat kawan-kawan Panitia BEM FKIP untuk terus melanjutkan  pelaksanaan pertandingan Futsal yang mempertaruhkan uang pendaftaran seratus ribu. Bukan hanya karena uang yang menjadi syrat pendaftaran, tentunya pertandingan yang memang terlihat jarang dilakukan di UHAMKA menjadi pusat banyak perhatian Klub-Klub bola perwakilan dari tiap Prodi ataupun Karyawan yang ada Di UHAMKA .kejuaran ini diselenggarakan dengan  memperebutkan Juara 1 dengan uang tunai 500 ribu dan juara 2  dengan uang tunai 300 ribu. Lomba Futsal ini diikuti oleh 26 klub yang terdiri dari 20 klub pria dan 6 klub wanita. Perlombaan yang dilangsungkan dilapangan yang akrab disapa dengan DPR(dibawah pohon rindang)ini, sengaja diselenggarakan sebagai persiapan menjelang pertandingan Dekan Cup tutur seorang anggota Bidang Lima(minat dan bakat) kakanda Hari Yudha . beliau juga berharap agar nantinya pertandingan Futsal yang pertama kali diselenggarakan oleh BEM FKIP UHAMKA ini dapat berjalan secara Sportif dan Profesional.
Mengawali penampilan perdananya dikancah pertandingan Futsal UHAMKA. Team Immawati yang dipimpin oleh seorang kapten immawati Indah ini pun mulai bersahabat dengan sibundar. Permainan yang menarik, lucu, dan serupun mewarnai perlawanan yang ditawarkan oleh team lawan perwakilan Prodi ...?.alhasil dari kerja keras dan semngat team.dimenit ke .. akhirnya angka nol dipapan score pun berubah .

Seminar IMMAWATI







Pada hari sabtu tanggal 14 April 2012, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah FKIP UHAMKA Jakarta Timur telah menyelenggarakan sebuah kegiatan Seminar IMMawati  Beauty In Islam (BIS) yang bertemakan “Sudah Cantikkah Aku?”. Bertemat  di gedung A lantai 6 aula Ahmad Dahlan,kegiatan tersebut dihadiri oleh ratusan mahasiswa FKIP UHAMKA dari berbagai Program Studi. Acara yang digawangi oleh Bidang IMMawati  PK IMM FKIP ini menghadirkan beberapa pembicara diantaranya Astri Feizaty Ivo (Astri Ivo) seorang aktris, presenter, dan pembicara di berbagai acara. Serta  Dra. Hj. Nurni  Akma, aktifis di organisasi  ‘Aisyiyah sebagai Ketua Majlis Hukum Dan HAM.
Kegiatan seminar ini diawali dengan laporan dari ketua Pelaksana yaitu IMMawati Elfina Romadhon. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Ketua Umum PK IMM FKIP UHAMKA Jak-Tim oleh IMMawan Mega Saputra, dan Wakil Dekan III FKIP UHAMKA oleh Ayahanda Drs. H. Nur Busyra, M.M , serta ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jakarta - Timur yang diwakili oleh kakanda IMMawan  Rohmani sekaligus membuka acara Seminar IMMawati Beauty In Islam (BIS) yang bertemakan “Sudah Cantikkah Aku?”.
Dalam seminar ini telah dikupas habis tentang makna kecantikan. Kecantikan bukan diukur dari seberapa putih kulit kita, sebening apa mata kita, seindah apa lekuk tubuh kita. Karena, pada hakikatnya cantik itu memiliki porsinya masing-masing di setiap daerahnya. Jika kita pergi kedaerah bugis, maka wanita cantik ialah mereka yang  gesit dan bisa melakukan segalahal dengan cekatan. Jika pergi ke daerah batak maka wanita yang bertubuh suburlah yang dianggap cantik. Lain lagi jika kita pergi negara Perancis, maka wanita yang berkulit kecoklatan lah yang dianggap paling cantik. Dan masih banyak lagi.
Bunda Astri Ivo menjelaskan bahwa sebagai seorang muslimah kita juga harus cantik. Dengan jelas bunda mengatakan  “Wanita cantik ialah wanita yang mampu mensyukuri apa yang Allah berikan sehingga ia merawatnya dengan ilmu”. Oleh karena itu, dalam merawat diri pun harus dengan ilmu.
Seorang wanita muslimah hendaknya senantiasa menjaga kesehatan tubuhnya dengan rajin berolah raga. Merawat kulit dengan menggunakan pelembab dan tabir surya. Dan survei membuktikan bahwa shalat tahajjud di seperempat malam terakhir juga dapat membantu merawat kesehatan kulit. Selain itupun kita hendaknya menjaga wudhu kita setiap saat, karena air wudhu dapat membuat wajah berseri – seri.
Dalam presentasinya Bunda Ivo juga menjelaskan bahwa wanita muslimah juga perlu memperhatikan cara kita dalam berbusana. Dalam islam, telah ditetapkan bagaimana cara wanita berbusana, hendaknya senantiasa menutrupi auratnya dengan memakai baju yang tidak menampakkan lekuk tubuh, tidak tipis dan menggunakan baju serta kerudung yang bersih. Boleh-boleh saja kita memodifikasi busana muslimah asalkan tidak menyalahi apa yang telah ditetapkan dalam islam (tidak ketat, tidak tipis dan kerudung menutupi hingga bawah dada).
Sementara itu bunda Nurni Akma menambahkan tentang sikap – sikap yang akan mendatangkan inner beauty bagi seorang muslimah, diantaranya adalah berlaku ikhlas dalam semua perbuatan, selalu bersyukur, sabar dalam mengahadapi segala hal, tawadhu, pemaaf, beriman dan bertakwa serta memiliki rasa malu untuk melakukan sesuatu sifat yang buruk dan tidak baik.
Maka jelaslah bahwa rupa yang cantik, hati yang mulia dan akhlaq yang baik serta memiliki ilmu yang bermanfaat, itulah cantik yang sebenarnya. Tanpa melepaskan keimanan dan ketaqwaan untuk mengharapkan ridha Allah SWT.
Dan diakhir acara seminar ini ditutup oleh penampilan dari Tim Nasyid Annadi (Alunan Nada Dakwah IMM) yang berada dibawah bimbingan Bidang SBO (Seni, Budaya dan Olah raga) PK IMM Jak-Tim serta puisi dari IMMawan Sugeng Riyanto.
Dengan terselenggaranya acara ini, bidang IMMawati berharap umumnya kepada mahasiswi FKIP UHAMKA dan khususnya kader IMM dapat menjadi muslimah cantik yang dapat menutup auratnya dengan baik dan bisa menyukuri apa yang Allah berikan serta merawatnya dengan ilmu.
Semoga apa yang telah dilaksanakan dapat menjadi titik awal semangat bagi kita untuk dapat melebarkan sayap dakwahnya. Fastabiqul Khairat.